ODBC, atau Open Database Connectivity merupakan sebuah jembatan penghubung antar mesin basis data. Ia menghubungkan antara basis data yang ada dengan program yang digunakan semisal Oracle dengan pembebasan penggunaan query yang rumit. hebat kan?!
bahkan saya yang baru amat sangat sedikit paham bahasa query rasa-rasanya akan lebih mudah mengolah database dengan ODBC. Thanks to bang Oji (founder taxfinder) yang udah ngasih tau gimana cara setting ODBC.
nah, langsung aja ya^_^
1. arahkan kursor k tombol Start - Control Panel
![]() |
gambar 1 |
2. setelah itu, kita klik Administrative Tools seperti pada gambar 2
![]() | |
gambar 2 |
3. akan muncul beberapa pilihan, tetapi saat ini, kita klik Data Source (ODBC)
![]() | |||
gambar 4 |
3a. Kalau tidak mau repot menggunakan langkah 1 s.d 3, kita bisa menggunakan shortcut. Yaitu tekan tombol windows dan R di keybord, lalu ketik odbcad32 seperti gambar 5 berikut
![]() | |
gambar 5 |
baik langkah 1-3 atau 3a akan mengarahkan kita pada konfigurasi ODBC Data Source Administrator berikut
![]() | |
gambar 6 |
4. selanjutnya, pilih System DSN seperti pada gambar 6 dan tekan tombol Add hingga muncul tampilan
Create New Data Source(gambar 7a dan 7b, pilih salah satu)
![]() | |
gambar 7a |
![]() | |
gambar 7b |
pada Create New Data Source gambar 7a, saya menggunakan oracle 10g maka kita memilih Microsoft ODBC for oracle. Sedangkan gambar 7b saya ambil dari notebooknya bang oji yang menggunakan oracle client 11g, maka kita memilih Oracle in Oraclient11g_home1 (silahkan sesuaikan dengan oracle yang terinstall di komputer masing-masing)
5. setelah itu akan muncul konfigurasi Microsoft ODBC for Oracle Setup (gambar 8)
![]() | ||
gambar 8 |
silahkan isi field yang tersedia;
Data Source Name : isi terserah, anggap saja "pnsdjp" seperti contoh diatas akan digunakan sebagai username
Description : kosongin aja deh
User Name : isi dengan nama user name yang ada di server database kita, misalnya "xxx"
Server : isi dengan nama host string database kita misalnya "yyy"
s......e......l......e......s......a......i :D
cukup 5 langkah untuk setting ODBC sebagai jembatan penggunaan Database perpajakan yang ada.
selanjutnya, sedikit tambahan untuk menggunakan ODBC di Ms. Access
buka Ms. Access, kita create database yang baru
![]() | |
gambar 9 |
Arahkan kursor ke External Data -- More -- ODBC Database seperti gambar
![]() | |
gambar 10 |
akan muncul tampilan (gambar 11) yang memberikan kita pilihan untuk mengimport data dari server atau cukup membuat link table. saya merekomendasikan dengan cukup membuat link table tanpa mengimport data karena kita cukup mengambil data yang kita butuhkan. jadi, kita ambil pilihan kedua Link to the data source by creating a linked table (gambar 11)
![]() | |
gambar 11 |
setelah itu, akan muncul Select Data Source, kita pilih Machine Data Source (gambar 12)
![]() | |
gambar 12 |
otomatis Data Source Name "pnsdjp" yang kita create tadi muncul. langsung aja kita klik hingga muncul tampilan dibawah ini (gambar 13)
![]() | |
gambar 13 |
isi dengan username dan server yang kita buat sebelumnya (lihat gambar 8), yaitu "xxx" dan "yyy"
dan akhirnya muncul tabel yang ada di server kita..
kalau sudah sampai tahap ini (gambar 14),kita tinggal mengutak-atik database yang dibutuhkan.
mengutak-atik disini tentunya bukan merubah data yang ada di database, melainkan hanya mengutip beberapa data yang kita butuhkan..kan, pada dasarnya kita cuma membuat link antara Ms. acces dengan server database melalui ODBC ^_^
![]() | |||
gambar 14 |
semoga bermanfaat^___^
0 komentar:
Posting Komentar