Terhitung sejak tanggal 28 Mei 2012, Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-720/xx.xx/xx.xx/2012 tentang Pemidahan dan Pengangkatan para Account Representative di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, saya resmi menjadi AR.
Jabatan yang sebelumnya, yaitu Operator Console telah saya jalani sejak SK Operator Cosnsole tertanggal 8 Oktober 2009. Ini berarti sudah sekitar 2,5 tahun saya menjadi Operator Console (OC).
Kembali, saya akan menemui fase adaptasi dengan pekerjaan baru. Agak berbeda ketika saya ditunjuk menjadi Operator Console. Ketika itu saya bukanlah orang yang akrab dengan komputer. Baik dalam hal hardware, software apalagi brainware.
Tapi lambat laun, mau tidak mau semua dipelajari. Mulai dari setiap case yang ada dan bagaimana cara menemukan solusinya. Bisa dikatakan pekerjaan yang sulit. Salah satunya karena jabatan OC adalah jabatan unik dengan lingkup kerja yang spesifik. saking spesifiknya, selama 3 tahun saya kuliah di STAN, tidak 1 mata kuliah pun yang bersinggungan dengan jabatan Operator Console. Alhasil, kami yang menjadi OC harus mencari sendiri solusi atas setiap kasus yang ada. Otodidak dalam bahasa kerennya. Tapi Alhamdulillah, di setahun perjalanan saya ketika jadi OC, ada Bang Oji yang mutasi pengangkatan AR di KPP tempat saya bekerja. Beliau juga dulu OC yang diangkat AR. Beliau punya basic pekerjaan sebagai OC, mahir dalam hardware dan software, bahkan aplikasi yang dibuatnya bisa dikatakan hampir tersebar merata di seluruh Indonesia dan digunakan untuk menunjang pelayanan di KPP lain.
Beliau banyak membantu menyelesaikan pekerjaan saya sebagai OC. Dan beliau juga yang memotivasi saya untuk belajar programming, baik dukungan materi ataupun ilmu. Lambat laun, pekerjaan OC bisa saya nikmati.
Kalau dulu, ketika ada masalah dengan database dan komputer, untuk masalah sepele saja bisa saya selesaikan dalam waktu seharian, googling untuk mencari case yang sama dan menerapkannya, tentu dengan Trial n Error. tapi seiring berjalannya waktu, dukungan dari bang Oji, teman-teman OC yang lain dan programmer kantor pusat semuanya menjadi terasa mudah, Alhamdulillah.
kini, ketika semua pekerjaan terasa begitu mudah -saking mudahnya, ketika ada suara aneh keluar dari PC, saya sudah tau apa masalahnya. Atau ketika ada masalah mengenai hardware dan software, tidak butuh waktu lama untuk menyelasaikan masalahnya- Allah takdirkan saya ke posisi lain untuk "mengulang dan mewujudkan" ilmu yang memang selama 3 tahun dipelajari di kampus STAN dulu. Apalagi kalau bukan mengenai perpajakan.
Rupanya, persinggahan saya untuk jabatan OC, merupakan skenario indah yang diberikan Allah SWT.
Bekal OC inilah yang saya rasa patut saya kembangkan untuk jabatan saya selanjutnya. Hal yang sulit saya rasa. karena sejak jadi OC, otomatis peraturan perpajakan dan penerapannya nyaris saya lupakan semua. Kalau tidak terlalu beban mempelajari komputer, atau terlalu senang dengan komputer yang membuat saya malas menjadi pegawai pajak yang sesungguhnya. Yaitu "mengerti pajak."
sampai ketika ibu mertua menanyakan beberapa hal mengenai pajak, tanpa banyak pikir panjang, saya arahkan saja jawabannya ke istri saya -yang juga pegawai pajak.
ya mau bagaimana lagi?! daripada saya salah jawab.
Dan tidak pantas juga bagi saya untuk ragu, karena ilmu OC yang saya pelajari secara otodidak saja, Allah bantu menyelesaikannya hingga saat ini. Apalagi ilmu AR yang selama 3 tahun "pernah" saya pelajari di kampus dulu.Tentu Allah akan semakin membantu saya.
semoga dengan amanah baru ini saya bisa kembali belajar. ditambah dengan dasar ilmu dari jabatan sebelumnya, semoga bisa menghasilkan hal yang Produktif bagi diri sendiri, lingkungan kerja, dan instansi tempat saya bekerja. aamiin
dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim,
saya buka lembaran baru blog ini dengan label Account Representative
dan saya tutup label Operator Console
0 komentar:
Posting Komentar